MGMLaboratory
Back

Menu

01Home
02About Us
03Projects
04Publications
05Member
06Articles
07Contact

Let's Talk

Open in Mail app

Socials

Malang (ID) --:--Privacy PolicyTerms of Service

December 10, 20221 min read

Panduan Tampilan Dasbor Learning AnalyticsPanduan Tampilan Dasbor Learning Analytics

Rancangan ini menetapkan syarat tampilan untuk dasbor pembelajaran, dari tata letak sampai pilihan warna.

  • Jurnal
  • Publikasi

Written by

  • SRShirasaka RenIT & Infrastructure · Student Member

In this article

  1. 01Apa yang ditetapkan

Daftar fitur sering menjadi satu satunya perhatian saat merancang dasbor. Padahal keputusan tentang tampilan turut menentukan apakah dasbor dipakai setiap hari atau ditinggalkan setelah minggu pertama.

Rancangan dalam penelitian ini menetapkan sejumlah kebutuhan non fungsional untuk dasbor Learning Analytics yang menjadi masukan bagi model personalized learning. Isinya sederhana, dan dapat langsung dipakai sebagai daftar periksa.

01/01

Apa yang ditetapkan

  • Platform berbasis web, agar bisa dibuka dari berbagai perangkat tanpa pemasangan.
  • Tampilan responsif, supaya tata letak tetap rapi di layar kecil.
  • Tata letak dan kerangka desain yang rapi dan konsisten.
  • Font yang lugas, tanpa motif, dengan ukuran proporsional.
  • Warna yang netral dan lembut.
Tampilan responsif menyesuaikan ukuran layar. Foto: Muhammad Rafizeldi, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons.
Fig. 01Tampilan responsif menyesuaikan ukuran layar. Foto: Muhammad Rafizeldi, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons.

Pilihan warna dan tipografi bukan soal selera. Dasbor learning analytics berisi banyak angka dan ringkasan aktivitas. Warna yang mencolok serta huruf yang berhias membuat pembacaan lebih lambat, dan mahasiswa cenderung berhenti membuka dasbor yang terasa melelahkan.

Syarat tentang tata letak yang rapi dan konsisten mudah dianggap remeh. Untuk dasbor, konsistensi adalah alat bantu navigasi. Kalau posisi ringkasan aktivitas selalu sama di setiap halaman, mahasiswa tidak perlu mencari ulang setiap kali membuka dasbor. Waktu yang dihemat terasa kecil, tetapi efeknya menumpuk pada pemakaian harian.

Dua butir pertama juga saling terkait. Sistem berbasis web dipilih supaya mahasiswa tidak perlu memasang aplikasi, dan justru karena itu tampilannya harus responsif. Tanpa tata letak yang menyesuaikan layar, pilihan platform tadi kehilangan sebagian manfaatnya.

Laboratorium komputer di sebuah universitas. Foto: Waikato Wordwizard, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons.
Fig. 02Laboratorium komputer di sebuah universitas. Foto: Waikato Wordwizard, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons.

Pakai daftar ini sebagai kriteria pemeriksaan sebelum rilis, bukan sekadar hiasan dokumen. Buka dasbor di layar ponsel, periksa apakah kerangkanya masih konsisten, lalu nilai apakah warnanya masih nyaman dibaca dalam waktu lama.

Sumber

  1. Wardhono, Kharisma, dan Jonemaro (2022). Pengembangan Desain Solusi Dasbor Learning Analytics sebagai Input pada Model Personalized Learning. Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan.

    DOI10.57096/edunity.v1i04.23 (opens in a new tab)

Next articleEnam Fungsi Dasar Sebuah Dasbor Learning Analytics(Keep scrolling)(Read it next)(Loading)