MGMLaboratory
Back

Menu

01Home
02About Us
03Projects
04Publications
05Member
06Articles
07Contact

Let's Talk

Open in Mail app

Socials

Malang (ID) --:--Privacy PolicyTerms of Service

December 10, 20221 min read

Enam Fungsi Dasar Sebuah Dasbor Learning AnalyticsEnam Fungsi Dasar Sebuah Dasbor Learning Analytics

Rancangan dasbor untuk personalized learning berangkat dari kebutuhan pengguna, lalu diterjemahkan menjadi daftar fungsi yang harus ada.

  • Jurnal
  • Publikasi

Written by

  • SRShirasaka RenIT & Infrastructure · Student Member

In this article

  1. 01Pendekatan yang dipakai
  2. 02Enam fungsi yang dihasilkan

Gaya belajar mahasiswa berbeda beda, tetapi banyak sistem pembelajaran daring memberi perlakuan yang sama kepada semua orang. Materi dan urutan belajar yang cocok untuk satu mahasiswa bisa terasa salah untuk mahasiswa lain.

Penelitian ini membahas langkah sebelum aplikasi dibangun, yaitu merancang solusi dasbor Learning Analytics yang dapat menjadi masukan bagi model personalized learning.

01/02

Pendekatan yang dipakai

Tim peneliti memakai Human-centered Design. Kebutuhan pengguna digali lebih dulu, lalu diterjemahkan menjadi daftar kebutuhan sistem. Cara ini membuat rancangan bertumpu pada pengalaman mahasiswa, bukan pada asumsi pengembang.

Hasilnya dibagi dua kelompok. Kebutuhan fungsional menjelaskan apa yang harus bisa dilakukan sistem. Kebutuhan non fungsional menjelaskan seberapa baik sistem harus melakukannya.

Mahasiswa mengerjakan tugas dengan laptop. Foto: Kwameghana, CC0, via Wikimedia Commons.
Fig. 01Mahasiswa mengerjakan tugas dengan laptop. Foto: Kwameghana, CC0, via Wikimedia Commons.

02/02

Enam fungsi yang dihasilkan

Rancangan dasbor menghasilkan enam kebutuhan fungsional: fungsi login, akses daftar materi, membuka detail materi, evaluasi materi, rangkuman aktivitas, dan logout.

Daftar itu sederhana, dan justru itu yang membuatnya berguna. Setiap fungsi adalah titik pengumpulan data. Dari aktivitas membuka materi dan mengerjakan evaluasi, dasbor dapat membaca pola belajar seorang mahasiswa. Pola itulah yang nanti dipakai untuk menyesuaikan materi dengan gaya belajarnya.

Seorang mahasiswa membaca dari layar laptop. Foto: Jaokov, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons.
Fig. 02Seorang mahasiswa membaca dari layar laptop. Foto: Jaokov, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons.

Perlu dicatat bahwa penelitian ini berhenti pada tahap rancangan. Yang dihasilkan adalah kebutuhan sistem sebagai dasar pengumpulan data, bukan aplikasi yang sudah diuji ke mahasiswa. Posisi itu penting supaya harapan tidak melebihi bukti.

Bagi tim yang ingin membangun dasbor serupa, urutan kerja ini layak ditiru: sepakati lebih dulu data apa yang ingin dibaca, lalu tentukan fitur apa yang harus ada untuk menghasilkannya.

Sumber

  1. Wardhono, Kharisma, dan Jonemaro (2022). Pengembangan Desain Solusi Dasbor Learning Analytics sebagai Input pada Model Personalized Learning. Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan.

    DOI10.57096/edunity.v1i04.23 (opens in a new tab)

Next articleHow Coloured Links Turn a Concept Map Into Feedback(Keep scrolling)(Read it next)(Loading)