MGMLaboratory
Back

Menu

01Home
02About Us
03Projects
04Publications
05Member
06Articles
07Contact

Let's Talk

Open in Mail app

Socials

Malang (ID) --:--Privacy PolicyTerms of Service

January 1, 20241 min read

QRIS statis atau dinamis, mana yang lebih cepatQRIS statis atau dinamis, mana yang lebih cepat

Penelitian membandingkan waktu dan jumlah langkah pada dua jenis QRIS dengan Merchant Presented Mode.

  • Jurnal
  • Publikasi

Written by

  • SRShirasaka RenIT & Infrastructure · Student Member

In this article

  1. 01Apa yang diukur
  2. 02Apa yang ditemukan

QRIS sudah menjadi bagian sehari-hari di Indonesia. Standar pembayaran kode QR ini dipakai lebih dari 29,4 juta merchant terdaftar, dan lebih dari 99 persen di antaranya adalah usaha mikro, kecil, dan menengah. Namun tidak semua QRIS bekerja dengan cara yang sama.

Ada dua jenis yang dibandingkan dalam penelitian ini: QRIS statis dan QRIS dinamis. Keduanya memakai Merchant Presented Mode, yaitu mode ketika penjual menampilkan kode dan pembeli yang memindai. Perbedaan utamanya ada pada nominal yang tertanam di dalam kode tersebut.

Kode QRIS ditempel di jendela sebuah gerai makanan. Foto: VulcanSphere, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons.
Fig. 01Kode QRIS ditempel di jendela sebuah gerai makanan. Foto: VulcanSphere, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons.

01/02

Apa yang diukur

Penelitian ini membandingkan keduanya dari sisi efisiensi. Ada dua parameter yang diamati: waktu yang dibutuhkan dan jumlah langkah yang harus dilakukan pembeli maupun penjual untuk menyelesaikan satu transaksi.

  • QRIS statis memakai satu kode tetap untuk semua transaksi.
  • QRIS dinamis menghasilkan kode baru dengan nominal yang sudah terisi.
Mesin pembayaran menampilkan kode QRIS dinamis. Foto: VulcanSphere, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons.
Fig. 02Mesin pembayaran menampilkan kode QRIS dinamis. Foto: VulcanSphere, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons.

02/02

Apa yang ditemukan

Hasilnya bergantung pada pola transaksi. Untuk transaksi tunggal dengan nominal yang berbeda-beda, QRIS dinamis terbukti mempercepat proses. Penjual tidak perlu lagi menyebutkan atau memverifikasi nominal secara manual sebelum pembeli memindai.

Pada situasi transaksi berulang dengan nominal yang sama, QRIS dinamis juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi koreografi proses bisnis. Alurnya menjadi lebih pendek dan lebih sedikit menuntut interaksi antara kedua pihak.

  • QRIS dinamis disarankan untuk transaksi tunggal yang nominalnya bervariasi.
  • QRIS dinamis juga direkomendasikan untuk transaksi berulang yang nominalnya sama.

Penulis mencatat satu batasan penting. Penelitian ini mengabaikan penggunaan sumber daya sistem, sehingga hanya menilai sisi pengalaman pengguna dan jumlah langkah transaksi. Pemilihan jenis QRIS yang kurang tepat, menurut mereka, berisiko memperpanjang antrean dan menurunkan kepuasan berbelanja.

Sumber

  1. Pinandito, A., Brilliansyach, R.F. (2024). Efisiensi Penggunaan Qris Dengan Merchant Presented Mode Dalam Transaksi Pembayaran Non-Tunai. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.

    DOI10.25126/jtiik.1148570 (opens in a new tab)

Next articleScoring the Concept Map Process, Not Just the Result(Keep scrolling)(Read it next)(Loading)