MGMLaboratory
Back

Menu

01Home
02About Us
03Projects
04Publications
05Member
06Articles
07Contact

Let's Talk

Open in Mail app

Socials

Malang (ID) --:--Privacy PolicyTerms of Service

December 30, 20231 min read

Gim simulasi kehidupan untuk melatih literasi grafikGim simulasi kehidupan untuk melatih literasi grafik

Sebuah gim serius dirancang dengan framework DPE, lalu diuji ke 30 responden dengan hasil yang terukur.

  • Jurnal
  • Publikasi

Written by

  • SRShirasaka RenIT & Infrastructure · Student Member

In this article

  1. 01Gim seperti apa yang dibangun
  2. 02Hasil pengujian

Literasi grafik adalah kemampuan membaca, membandingkan, dan menafsirkan informasi yang disajikan dalam bentuk grafik. Kemampuan ini terdengar sederhana, tetapi hasil survei menunjukkan angkanya rendah. Satu survei terhadap 155 mahasiswa menemukan hanya 43 persen yang memahami tabel dan grafik.

Temuan lain menyebut kurang dari 15 persen siswa kelas delapan mencapai kriteria ketuntasan pada materi grafik. Berangkat dari situ, tiga peneliti Universitas Brawijaya membangun sebuah gim serius bernama Gravic.

Seorang siswa mengerjakan latihan di komputer. Literasi grafik jadi target pembelajarannya. Foto: Syced, CC0.
Fig. 01Seorang siswa mengerjakan latihan di komputer. Literasi grafik jadi target pembelajarannya. Foto: Syced, CC0.

01/02

Gim seperti apa yang dibangun

Gravic adalah gim simulasi kehidupan 2D yang dibuat dengan Unity dan bahasa C#, dengan tampilan bergaya pixel art. Pemain berperan sebagai siswa kelas lima yang belum paham grafik, lalu diajak berkeliling kota oleh gurunya untuk menyelesaikan berbagai misi.

  • Setiap misi berupa kuis, misalnya menebak nama jenis grafik yang ditampilkan di layar.
  • NPC di tiap lokasi diberi peran sesuai pekerjaannya, seperti penjual roti bertopi koki.
  • Jawaban benar mendapat pujian dari NPC, sedangkan jawaban salah masih bisa dicoba lagi.
Ilustrasi grafik. Membaca, membandingkan, dan menafsirkan adalah tiga kompetensi intinya. Gambar: LeoBlanchette, CC0.
Fig. 02Ilustrasi grafik. Membaca, membandingkan, dan menafsirkan adalah tiga kompetensi intinya. Gambar: LeoBlanchette, CC0.

02/02

Hasil pengujian

Pengujian dibagi dua tahap. Pengujian internal memakai metode black box oleh lima anggota komunitas RAION, dan seluruh kebutuhan fungsional dinyatakan valid. Pengujian eksternal melibatkan 30 responden dengan alur pre-test, bermain, lalu post-test, masing-masing 15 menit.

  • Rata-rata skor naik dari 70,657 menjadi 81,090 pada skala 100.
  • Uji normalitas Shapiro-Wilk memberi nilai 0,195 dan 0,060, sehingga data dianggap berdistribusi normal.
  • Uji paired sample t-test menghasilkan signifikansi 0,000, sehingga H0 ditolak.

Artinya ada perbedaan rata-rata yang nyata antara kondisi sebelum dan sesudah bermain. Penulis menyimpulkan bahwa Gravic dapat dipakai sebagai salah satu alternatif media belajar grafik, bukan pengganti pengajaran di kelas.

Sumber

  1. Silitonga, E., Jonemaro, E.M.A., Akbar, M.A. (2023). Pengembangan Gim Simulasi Kehidupan untuk Peningkatan Literasi Grafik Menggunakan Framework DPE. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.

    DOI10.25126/jtiik.2023107643 (opens in a new tab)

Next articleWhen compressing your JSON API actually pays off(Keep scrolling)(Read it next)(Loading)